Ada beberapa macam pewarna batik alami. Berikut ini adalah macam-macam pewarna batik fabrics alami yang sering digunakan oleh para pembuat batik di Nusantara.
  • Kayu secang. Selain untuk menambah rasa, warna, dan memberikan manfaat kesehatan kepada minuman sekoteng ataupun minuman tradisional lainnya, kayu secang dipakai untuk memberikan efek warna merah ke kain batik. Kayu secang memiliki warna merah yang tidak terlalu menyala.
  • Berbagai kulit buah, seperti kulit buah manggis (ungu), kulit rambutan pun, bisa memberikan efek warna hitam dan keabu-abuan.
  • Kunyit. Tentunya, kunyit akan menimbulkan efek warna kuning.
  • Daun katuk. Daun ini dipakai untuk mewarnai tape khas Magelang. Namun, jika mau mencobanya pada batik fabrics tidak ada salahnya.
  • Batang kayu pohon soga tingi (Ceriops candolleana arn) yang dipakai untuk mendapatkan warna kecoklatan, seperti yang dipakai untuk mewarnai batik-batik dari daerah Yogyakarta dan Solo.

Cara bereksperimen menemukan warna alami batik fabrics adalah hanya dengan memotong bahan kecil-kecil. Lalu, rebus hingga 10 jam. Lebih lama, lebih baik. Setelah itu masukkan kain yang mau dicelup. Perhatikanlah warna-warna yang dihasilkan dari perpaduan berbagai macam bahan tersebut.
Bila belum berhasil, lakukan lagi eksperimen lain dengan warna yang lebih berani. Jangan lupa mencatat bahan-bahan yang digunakan, berapa lama perebusan, dan warna apa yang didapatkan dari percampuran semua bahan tersebut.
Saat ini, kain batik tidak digunakan sebagai bahan pembuat kemeja saja, tapi sudah sangat fleksibel. Terdapat beragam benda fungsional lainnya yang saat ini berbahan dasar kain batik. Sebut saja taplak meja, tas, dompet, seprai, gorden, sarung bantal, hingga sandal pun berlapiskan kain batik. Masih banyak lagi produk-produk yang berbahan kain batik.
Untuk fashion, tak hanya kemeja yang berbahan utama kain batik. Pakaian untuk santai sehari-hari, sekarang sudah banyak ditemui yang berbahan kain batik. Rok dan celana pun saat ini main marak saja yang berbahan kain batik.
Batik saat ini sudah mampu menembus pasar mancanegara. Hingga negara luar pun mengklaim batik sebagai budaya negaranya. Memang, beberapa negara memiliki bentuk budaya yang serupa, tapi batik Indonesia sangat khas, tidak ada di negara lain.
Oleh karena mulai banyaknya pengklaiman budaya Indonesia oleh negara lain, maka pemerintah mewajibkan kepada seluruh perusahaan baik swasta dan pemerintah untuk mewajibkan seluruh karyawannya memakai kemeja batik pada hari Jumat. Bahkan siswa-siswa sekolah pun sudah dikenalkan dengan kemeja batik yang mereka pakai tiap hari Jumat.
Saat ini, pemerintah telah meresmikan batik sebagai pakaian wajib harian. Diberlakukannya hari batik nasional pada hari Kamis membuat batik semakin dicintai oleh masyarakat Indonesia.
Gerakan hari batik nasional dicanangkan agar seluruh penduduk Indonesia bangga dengan salah satu produk budaya bangsa ini. Juga menepis anggapan yang selama ini berkembang di masyarakat bahwa batik hanya cocok digunakan untuk acara resmi dan dipakai oleh orang tua.
Sosialisasi hari batik nasional bertujuan agar kaum muda bangsa menyukai batik sebagai pakaian keseharian dan tidak merasa canggung atau kolot atau kaku untuk memakainya dalam aktivitas sehari-hari. Semoga informasi batik fabrics tersebut bermanfaat. Selamat mencoba.
Salam Batik Lovers www.batikmuda.com @BatikMudaID